CaraMembedakan Oli Asli dan Palsu. May 9, 2022. Perbedaan Oli Asli dan Palsu kian hari kian susah dibedakan karena pemalsu pelumas kini semakin cerdas dengan teknologi terbaru. Perbedaan Oli Original dengan KW walaupun sebagus apapun akan tetap bisa dikenali asalkan kita tahu cara membaca ciri ciri kepalsuanya. Karena kita ingatkan bahwa oli multi grade dipakai agar awet soalnya aditifnya berbeda daripada single grade. Contoh, yang sangat2 berbeda adalah TPN-nya. Jadi kalau mau pakai oli ini yang cocok untuk Indonesia sekarang adalah SAE 10W-40, SAE 10W-30, atau SAE 15W-40," tutup Agung. (ruk/lth) Disarankan jangan menggunakan oli untuk mobil ke motor anda sebab ada bahan di-oli mobil yang harus dikurangi bahkan dihilangkan tetapi di motor harus agak banyak untuk meredam gesekan karena putaran mesin motor lebih tinggi dan lebih berat kerjanya. § Motor tahun 2001 keatas disarankan menggunakan Oli API SG keatas misal API SH/SJ atau SL. Makanya harus tahu dulu ada di mana, karena letaknya beda-beda, ada yang di kiri, kanan atau belakang," ujarnya. Lihat kekentalan oli dari kode 10W-40 atau 15W-50 yang terdapat pada botol produk oli. Kalau motor matic biasanya menggunakan oli 10W-40. Tujuannya agar tidak cepat merusak mesin. Samaseperti mobil berbahan bakar bensin, mobil diesel juga punya oli anjuran pabrik yang berbeda-beda. Ada yang dianjurkan memakai oli dengan kode awal 5W, ada pula yang disarankan menggunakan oli berkode 10W. Toyota Kijang Innova diesel, misalnya, disarankan menggunakan oli 10W-40. Begitu pula dengan Toyota Fortuner diesel. 1j7LP. Kata kekentalan menjelaskan seberapa mudahnya oli mesin mengalir. Di sini, kami menerangkan apa arti deskripsi seperti 0W-20 dan 5W-40. Apa arti angka kekentalan? Kekentalan minyak diukur dengan ketahanannya untuk mengalir. Ada dua angka yang menentukan kekentalan oli. Angka pertama diakhiri dengan huruf 'W', yang merupakan singkatan dari Winter Musim Dingin. Pengukuran ini terkait dengan bagaimana oli mengalir saat dingin, seperti saat menghidupkan mesin. Angka kedua ditentukan oleh bagaimana oli mengalir pada suhu operasi mesin normal. Semakin kecil angkanya, semakin baik oli akan mengalir. Jadi, 5W-30 akan mengalir lebih mudah daripada 10W-30 pada suhu menghidupkan mesin dan 10W-30 akan mengalir lebih mudah daripada 10W-40 pada suhu pengoperasian mesin normal. Ini penting, karena oli mesin mengental secara alami saat mesin dingin dan menjadi encer saat dipanaskan. Kekentalan oli yang rendah atau oli encer mengalir lebih mudah untuk melindungi bagian-bagian mesin pada suhu dingin. Kekentalan oli yang tinggi atau oli kental biasanya lebih baik dalam mempertahankan kekuatan pelumas untuk melindungi mesin pada suhu tinggi. Contohnya saja oli 10w-30 yang memiliki tingkat kekentalan lebih rendah daripada oli 10w-40 sehingga oli tersebut akan mengalir lebih mudah ketika mesin dihidupkan. hal ini menjadi penting karena oli pada mesin akan mengental dengan sendirinya ketika mesin dingin dan akan langsung cair atau encer ketika mesin dipanaskan. lalu, bagi kamu yang menyukai tarikan mesin yang lebih enteng, kamu bisa menggunakan jenis oli yang lebih encer. selain memilih oli yang tepat antara oli 10w-30 vs 10w-40 untuk mesin kendaraanmu agar mesin awet dan kinerjanya maksimal, kamu juga bisa menambahkan asuransi untuk keamanan kendaraanmu dengan lifepal. pemilihan jenis oli 10w-30 vs 10w-40 akan bergantung dan berpengaruh pada jenis mesin, tingkat penggunaan bbm, dan tingkat keausan mesin sehingga perlu cermat sebelum menggunakannya. Baca Ini Untuk Tahu Perbedaan Oli Mesin SAE 10w 30 10w 40 Baca Ini Untuk Tahu Perbedaan Oli Mesin SAE 10w 30 10w 40Oli 10W 30 Vs 10W 40 Mana yang Lebih BaikPerbedaan Oli 10w 30 dengan 10w 40 Mana Yang TerbaikOli 10W30 tidak cocok untuk Indonesia berdasar peruntukan kekentalan untuk temperatur sekitarOli Semakin Encer Bukan Berarti Bagus Cek Buat Motor Tahun BerapaJangan Asal Oli 10W 40 Hanya Cocok untuk Mobil mobil Ini Ngomongin oli, kalian semua yang suka ganti oli motir pasti familiar kan soal oli motor? nah disini ane mau sharing sedikit tentang perbedaan dari oli mesin sae 10w30 & 10w40 yang mesti lo tau bro! sedangkan peran angka di depan dalam oli mesin multigrade seperti 0w, 5w, 10w, 15w atau 20w lebih kepada kemampuan oli dalam kondisi mesin dingin. penerapan teknologi inilah yang membuat motor ini lebih perlu oli yang lebih kental. nah, itu tadi perbedaan oli mesin sae 10w30 dan sae 10w40. Oli 10W 30 Vs 10W 40 Mana yang Lebih Baik Perdebatan mengenai oli 10w-30 vs 10w-40 membuat beberapa orang yang awam mengenai oli bingung memilih yang terbaik. memahami arti kode oli 10w-30 vs 10w-40kode 10w 30 vs 10w 40 pada oli memiliki arti yang mudah dipahami. oleh karena itu, jika dibandingkan antara 10w-30 vs 10w-40, maka arti oli 10w-40 adalah tingkat cairan oli tersebut yang lebih kental dibanding oli 10w 30. rekomendasi kendaraan yang cocok untuk oli 10w-30 vs 10w-40jika sudah mengetahui perbedaan oli 10w-40 dengan 10w-30, maka selanjutnya kamu pasti ingin tahu oli 10w-30 untuk mobil apa dan juga 10w-40 untuk kendaraan jenis apa? oli 10w-30 lebih cair daripada oli 10w-40, sehingga oli tersebut akan mengalir lebih mudah ketika mesin dihidupkan. Perbedaan Oli 10w 30 dengan 10w 40 Mana Yang Terbaik Apa yang dimaksud dengan oli mesin 10w-30 dan 10w-40 ? semakin kecil angka yang tertera pada kemasan oli yang kamu pakai, maka akan semakin baik oli tersebut akan mengalir. perbedaan oli 10w-40 dengan 10w-30 mana yang terbaiksetelah mengetahui mangsud dari angka dalam penyebutan oli 10w-40 dan 10w-30 selanjutnya kita akan mengulas bagaimana sebaiknya memilih dan menggunakan oli yang tepat sesuai kubutuhan mesin mobil dan motormu beikut ini jenis mesinhal pertama yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan oli 10w-30 dan 10w-40 adalah jenis mesin yang digunakan pada mobil dan motor kamu. bagi kamu yang menyukai tarikan mesin yang lebih enteng, kamu bisa menggunakan tipe oli yang lebih encer. nah, maka dari itu sebelum kamu gunakan, penting untuk mengetahui perbedaan oli 10w-30 dengan 10w-40 untuk mesin mobil dan motor. Oli 10W30 tidak cocok untuk Indonesia berdasar peruntukan kekentalan untuk temperatur sekitar Suhu yang rendah membutuhkan oli yang lebih encer. oli yang terlalu kental dapat menyebabkan suhu oli tinggi dan hambatan yang berlebihan. misalkan pada buku manual kendaraan disebutkan bahwa cocoknya oli untuk kendaraan adalah 10w30 dengan alasan komponen mesin makin rapat sehingga butuh oli yang makin encer. karena misalkan kendaraan dipakai di gunung dengan suhu 10 derajat, kekentalan oli jadi tinggi juga dv = 249. untuk itu oli yang lebih encer butuh oli dengan film strength lebih tinggi atau yang mengandung lebih banyak aditif anti wear atau extreme protection. Oli Semakin Encer Bukan Berarti Bagus Cek Buat Motor Tahun Berapa Misalnya, soal tingkat kekentalannya sae dari oli karena oli diproduksi sesuai dengan kebutuhan mesin motor. namun sebaliknya jika oli ini diterapkan pada tunggangan yang memiliki mesin spesifikasi oli encer, tarikan motor akan terasa lebih berat. menandakan pegerakkan olinya melambat berbeda bila oli tersebut dipakai di motor yang speknya memang pakai kekentalan itu. walau sejatinya oli ini dirancang buat motor-motor kompetisi yang putaran mesinnya kadang bisa sampai 14 ribu rpm. setelah dilakukan 3 kali run didapatkan tekanannya sebesar 3 psi kurang dikit beda tipis dengan oli sae 10w-30. Jangan Asal Oli 10W 40 Hanya Cocok untuk Mobil mobil Ini Simak manfaat dan cara tepat menggunakan oli 10w-40 dan rekomendasi oli 10w-40. mobil yang cocok menggunakan oli 10w-40kode oli dengan kekentalan 10w-40 ini mudah terlihat pada kemasan botol oli. sebagai tambahan informasi, kode ini adalah kekentalan oli yang dikeluarkan oleh sae society of automotive engineers, yaitu organisasi yang mengeluarkan standardisasi kekentalan oli. kode oli 10w-40kode ini menunjukkan bahwa oli ini termasuk oli encer. bagi kamu yang masih bingung menentukan merek oli apa dengan kekentalan 10w-40 yang cocok untuk mobilmu, simak rekomendasi oli encer 10w-40 di bawah ini. lustrasi pengendara motor Shutterstock/Dmytro Zinkevych Jakarta Oli merupakan cairan pelumas yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran mesin motor dan komponen lainnya. Ibarat darah dalam tubuh, oli akan dialirkan ke seluruh komponen mesin agar motor dapat berjalan dengan baik dan bebas gangguan. Dengan menggunakan oli motor terbaik pasti kita bisa mendapatkan performa yang sama baiknya dan mesin motor bisa terawat lebih baik. Ada empat fungsi utama dari oli motor, yaitu melindungi, melumasi, mendinginkan, dan juga membersihkan. Biasanya sebelum membeli oli kamu akan ditawarkan dengan beragam spesifikasi, merk, hingga SAE. Sudah tau belum apa arti dari SAE? Dan penjelasan 5w, 10w, 20w yang ada di olinya? 15 Potret Iklan Brosur Motor Tempo Dulu yang Ikonik di Zamannya, Model-modelnya Enggak Kalah Cakep Lho! 11 Potret Desain Helm Pengendara Motor Nyeleneh Bikin Ngakak, Arya Saloka Jadi Berpenampilan Lucu! 10 Potret Hewan Dibonceng Pakai Motor ini Sukses Bikin Heran Sekaligus Elus Dada, Bawa Buaya hingga Ikan Hiu! Penjelasan SAE SAE itu singkatan dari Society of Automotive Engineers adalah asosiasi yang mengatur standarisasi berbagai hal di antaranya bidang rancang, desain, manufaktur dan kekentalan oli. Tulisan yang diikuti oleh bilangan-bilangan tersebut merupakan standarisasi yang dikeluarkan oleh pihak SAE terkait untuk kualitas dari kekentalan oli. Sedangkan huruf W Winter adalah sebuah parameter kekentalan pada oli. Misalnya pada oli terdapat kode 5w-30 itu artinya oli tersebut memiliki tingkat kekentalan 5w pada suhu dingin, kemudian angka 30 berarti oli mempunyai tingkat kekentalan mencapai 30w pada suhu 100 derajat celcius. Sebagai contoh suatu oli memiliki SAE 10w-30 itu berarti oli tersebut memiliki nilai 10 saat mesin dalam kondisi dingin dan 30 saat mesin dalam kondisi panas. Artinya semakin besar angka dalam spesifikasi oli maka akan semakin kental oli tersebut, contohnya oli dengan kekentalan 20w-50 cocok digunakan pada kendaraan produksi lama dan bermesin tua. Untuk mesin-mesin kendaraan baru biasanya dari pabrik memiliki standar oli yang lebih encer, seperti SAE 10w-30, 10w-40, atau bahkan lebih encer. Kendaraan-kendaraan di Indonesia terutama motor matic bermesin di bawah 250cc mayoritas menggunakan oli 10w-30. Tapi bila ingin yang lebih kental silahkan pilih oli 10w-40. Jadwal Mengganti Oli yang BaikMengganti Oli merupakan bentuk perawatan kendaraan bermotor. Penggantian oli secara rutin membuat umur mesin lebih panjang dan membuat kinerja mesin lebih optimal. Waktu ganti oli yang tepat dianjurkan setiap 2000 hingga 3000 km. Waktu ini bisa berbeda pada setiap pengendara, tergantung pada kebutuhan jarak tempuh. Cara mengetahui waktu ganti oli yang tepat tidak terlalu sulit. Kamu dapat memastikannya dengan ciri-ciri atau tanda sebagai berikut Saat mengecek oli, warna oli hitam pekat dan bertekstur cair atau encer Tarikan motor terasa berat Kilometer sudah melebihi 3000 km. Suhu mesin lebih panas meski air radiator terjaga Tekanan oli berkurang drastis. Jadi kurang lebih begitu Sobat Otomotif! Karena oli merupakan komponen penting kendaraan, jadi pengetahuan kayak gini kamu harus paham! Yuk, terus ikuti berita dari Otosia! Biar kamu gak kelewatan info penting otomotif lainnya. Penulis Akbar Gilang Arti Kode Oli 10W-40 dan 10W-30 Salah satu perbedaan utama dari dua kekentalan oli tersebut terletak pada kekentalannya pada saat suhu dingin dan saat operasi mesin. Sebelum membahas perbedaan dari keduanya, Anda perlu mengetahui arti kode dari kedua oli tersebut. Huruf W menandakan winter atau musim dingin yang sesuai dengan sistem SAE atau Society of Automotive Engineers. Angka sebelum W, yakni 10, menandakan seberapa gampangnya oli mengalir pada mesin ketika suhu dingin, seperti ketika menghidupkan mesin kendaraan. Semakin kecil angkanya maka semakin bagus oli mengalir dalam mesin. Sementara, angka setelah W, yaitu 40 dan 30, menentukan bagaimana oli tersebut mengalir ketika suhu operasi mesin sedang normal. Jadi, bisa dikatakan 10W-30 lebih mudah mengalir dibandingkan oli 10W-40 ketika suhu pengoperasiannya sedang normal. Anda perlu memilih kekentalan oli yang tepat karena oli mesin dapat mengental secara alami saat mesin dalam keadaan dingin dan juga bisa mengencer saat dipanaskan. Kekentalan oli yang encer atau rendah bisa mengalir lebih mudah untuk melindungi mesin kendaraan ketika suhu dingin. Sementara, kekentalan oli yang kental atau tinggi bisa mempertahankan kekuatan oli untuk melindungi mesin pada suhu dingin. Jadi, kedua kekentalan oli tersebut memiliki karakteristik berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mobilnya. Perbedaan Oli 10W-40 dan 10W-30 Suhu Operasi Mesin Berikut rentang suhu yang direkomendasikan untuk kedua grade oli tersebut secara umum. Oli 10W-30 -25 derajat celcius sampai 30 derajat celciusOli 10W-40 -25 derajat celcius sampai 40 derajat celcius Toleransi 10W-40 lebih besar pada suhu operasi mesin saat normal, yang berarti bagus dalam menahan kerusakan termal dan mengurangi pembentukan endapan. Penghematan Bahan Bakar Kekentalan oli yang encer bisa mengalir lebih cepat, mengurangi hambatan, dan membutuhkan lebih sedikit energi untuk mendorong pompa oli sehingga lebih menghemat bahan bakar. Mengikuti penjelasan tersebut, kekentalan oli 10W-30 yang lebih rendah dapat menawarkan penghematan bahan bakar yang lebih baik dibanding oli tetapi, Anda tidak boleh sembarangan memilih kekentalan oli tersebut bila tidak cocok untuk kendaraan. Pertimbangkan tipe dan umur pakai mobil sehingga bisa memilih kekentalan oli mesin yang tepat untuk melindungi kendaraan. Aplikasi pada Alat Berat Pengaplikasian pada alat berat, seperti kendaraan komersial, membutuhkan kekentalan oli yang bisa menangani suhu panas yang ekstrim. Dalam hal ini, oli 10W-40 cocok dengan hal tersebut. Sebab, kekentalan oli ini dapat menangani beban tinggi, namun tetap bisa melindungi bagian mesin ketika suhu naik dibandingkan dengan oli 10W-30 yang kekentalannya lebih rendah. Jarak Tempuh Oli mesin yang kental lebih bagus untuk digunakan mesin dengan jarak tempuh tinggi, umumnya yang sudah menempuh jarak lebih dari km. Ketika saluran oli pada mesin yang sudah tua mulai aus karena adanya gesekan maka kekentalan oli yang tinggi bisa melumasinya secara lebih bagus. Jadi, oli 10W-40 adalah pilihan yang tepat untuk kendaraan lama dengan jarak tempuh tetapi, perlu diperhatikan kembali berapa umur dan tipe mobilnya. Sebab, kondisi ini hanya berlaku pada beberapa kendaraan yang sudah sangat tua. Kesimpulannya, tak banyak perbedaan antara oli 10W-40 dengan 10W-30. Untuk menentukan pilihan kekentalan oli apa yang tepat dengan kendaraan, selain memerhatikan beberapa poin di atas, Anda pun bisa melihat buku manual kendaraannya atau juga bisa berkonsultasi dengan memerhatikan kekentalan, Anda pun perlu sering rutin mengecek level oli kendaraan untuk memastikan selalu cukup untuk melumasi mesin. Jika dirasa sudah saatnya mengganti oli mesin, pastikan langsung mengganti baru dengan yang kendaraan Anda membutuhkan oli 10W-40, artikel ini merekomendasikan menggunakan oli mesin berkualitas berstandar Eropa dari merk Q8 Oils. Untuk oli 10w-40, Anda bisa memakai pelumas Q8 Formula Advanced Plus 10W-40 atau Q8 Formula Advanced 10W-40 yang merupakan oli mesin semi sintetik yang telah memenuhi standar ACEA A3/B4. Q8 Formula Advanced 10W-40 direkomendasikan khusus untuk Volkswagen dengan spesifikasi VW dan VW serta Mercedes Benz dengan spesifikasi MB Sementara, Q8 Formula Advanced Plus 10W-40 direkomendasikan untuk Toyota, Volkswagen spesifikasi VW dan VW PSA dengan B71 2300, serta Mercedes dengan MB Kedua produk pelumas ini sama-sama menawarkan perlindungan maksimal pada mesin setelah start dingin, perlindungan terhadap korosi dan karat, serta mampu memberikan performa mesin yang bagus dalam berbagai kondisi juga Rekomendasi Oli 10W 40, 5W 30, dan 0W 20 untuk Toyota AvanzaSelain oli untuk kebutuhan mesin, ada pula untuk kebutuhan komponen mobil lainnya, seperti oli transmisi matic, oli gardan, dan oli rem hidrolik yang bisa Anda cek di katalognya. Semua produk pelumas Q8 Oils sudah memenuhi izin resmi internasional dan diproduksi menggunakan teknologi mutakhir di Eropa sehingga terjamin mampu menjaga kinerja kendaraan Anda. Jika dirasa masih galau menentukan produk oli yang tepat, Anda pun bisa berkonsultasi secara gratis kepada ahlinya dengan cara klik di sini atau juga bisa klik ikon WhatsApp yang ada di pojok kanan bawah. Ngomongin Oli, Kalian semua yang suka ganti Oli Motir pasti familiar kan soal OLI Motor? Tapi soal SAE alias Society of Automotive Engineers gimana? Ya soal OLI MOTOR, cairan pelumas yang satu ini memang punya fungsi beragam mulai dari menjaga mesin motor hingga memastikan performa motor tetap prima saat berkendara Bro. Gak cuma itu, oli juga punya fungsi penting seperti menjaga mesin motor jadi tidak cepat itu, oli juga berfungsi untuk menjaga komponendi dalam mesin motor tidak cepat bergesekan. Karena lo tahu sendiri, ketika komponen di dalam mesin motor sering mengalami gesekan, bukan hanya bisa membuat komponen itu cepat berkarak tapi umur mesin jadi cepat rusak soal oli sendiri, saat ini udah hadir dalam berbagai macam pilihannya gan. Agan bisa nyesuain sendiri oli apa yang sesuai dengan spesifikasi motor agan. Jenisnya sendiri saat ini udah makin bervariasi ada SAE 10w 30 atau juga 10W-40. Tapi, tau gak sih Bro bedanya dari dua jenis itu apa aja?Karena banyak dari kita yang belom tau apa sih perbedaan dari dua jenis oli tersebut termasuk ane dulu Bro. Nah disini ane mau sharing sedikit tentang perbedaan dari oli mesin SAE 10w30 & 10w40 yang mesti lo tau Bro! Kira-kira apa aja sih bedanya? Daripada penasaran cek dulu disini Bro!Sebelum kita ngomongin lebih jauh soal perbedaanya kita coba ulas tentang apa itu arti SAE yang terdapat pada oli Bro? SAE sendiri adalah singkatan dari Society of Automotive Engineers, suatu asosiasi yang mengatur standarisasi di berbagai bidang seperti bidang rancang desain teknik, manufaktur, ketika lo melihat tulisan dalam SAE 10w30 atau SAE 10w40 itu sendiri adalah standarisasi yang dikeluarkan oleh pihak SAE untuk kualitas dari kekentalan oli. Dan pertanyaan, kenapa nomornya berbeda-beda ada yang 30 dan ada juga yang 40. Itu sendiri membedakan dari jenis kekentalan oli itu peran angka di depan dalam oli mesin multigrade – seperti 0W, 5W, 10W, 15W atau 20W – lebih kepada kemampuan oli dalam kondisi mesin dingin. Karena saat mesin mencapai suhu kerjanya, maka angka di belakang lah yang lebih berperan dalam menentukan performa dari sebuah dasarnya, penerapan kekentalan oli terdiri dari 20, 30, 40, 50 hingga 60. Semakin kecil nomor itu maka akan semakin pula oli itu akan semakin encer. Begitupun sebaliknya, semakin beda nomor maka kekentalan dari oli itu akan lebih trus gimana sih seharunsnya oli 10W30 dan 10W40 digunakan? Biasanya oli dengan jenis 10W40 lebih bagus digunakan untuk motor yang memang mengadopsi teknologi diasil dengan piston forged Bro. Penerapan teknologi inilah yang membuat motor ini lebih perlu oli yang lebih teknologi piston forged memiliki kandungan alloy yang lebih padat ketimbang piston cast. Artinya, tingkat memuai menjadi berbeda sehingga piston forged perlu clearance yang lebih besar ketimbang piston cast. Tapi jika dengan teknologi ini bisa gak sih memakai oli dengan jenis 10W30 atau 10w20 Bro? Jawabannya bisa-bisa aja Bro. Dan kalo ngomongin secara performa, pasti akselerasi dan konsumsi BBMnya bisa jadi lebih irit, karena beban pompa oli menjadi lebih ringan. Tapi, jumlah oli akan lebih cepat susut alias berkurang, lantaran oli yang encer akan lebih mudah menyusup masuk ke dalam ruang semakin kental oli, maka pelumasan semakin baik. Tapi pada batas tertentu, semakin kentalnya oli malah menghambat kerja part yang bergerak. Logikanya simpelnya seperti ini Bro, lo pasti akan lebih mudah di air encer dari pada air kental itulah mengapa penggunaan oli encer kan membuat tarikkan lebih jadi lebih enteng, Namun sebenarnya tingkat keausan lebih mudah terjadi pada pelumas yang lebih encer dari pada oli kental. Dan bahayanya jika komponen motor sudah mulai aus, lo pasti bakal ngerasain performa motor yang pelan-pelan bakal berubah. Perubahannya udah pasti jadi bikin performa motor tidak senyaman yang mesti lo perhatikan ini adalah bener-bener memastikan kalo pengunaan jenis oli sudah pas dengan spesifikasi motor yang lo gunakan Bro. Karena seperti yang udah dijelasin tadi, bisa aja performa okey tapi secara pengunaan oli akan menjadi boros jika tidak menggunakannya dengan ane sih karena pake motor matic, biasanya ngegunain Eni Oil 4T Matic dulunya bernama Agip mereka punya fitur Triple Action Plusnya yang manfaatnya udah berasa di motor yang ane gunakan. Mulai dari ngebuat tarikan motor tetap enteng, mesin motor jadi gak cepat panas, sampe bahan bakar juga tetap itu tadi perbedaan oli mesin SAE 10W30 dan SAE 10W40. Kira-kira ada lo tau perbedaan lainnya gak nih? Ayo dah share di komen, Gan! 11-05-2018 2244 tien212700 memberi reputasi Education Enthusiast Posts 19,805 hemm ternyata itu artinya 11-05-2018 2304 Kaskus Maniac Posts 6,063 Ini dari sudut pandang pengguna harian aja, kebetulan 2 mesin ane pake oli yg berbeda, yg satu 30 yg satu 40. Yg lebih kental tarikan di awal/putaran rendah lebih terasa tenaga nya, sedangkan yg lebih encer lebih terasa tenaga nya di putaran atas. Tapi kalo ane sebenernya lebih suka yg bertenaga di putaran bawah. Mungkin periode depan, mesin ane yg pake 30 mau ane ganti ke 40 aja kali. 11-05-2018 2340 Kaskus Addict Posts 3,305 Agip ganti nama? Baru tau ane.. 11-05-2018 2341 nice inpoh Gan 25-03-2019 2003 papkai84 dan law1964 memberi reputasi Kaskus Addict Posts 2,429 Gan berarti kalo oli angka depannya 5w dia kinerjanya lebih bagus saat mesin dlm kondisi dingin ya drpd 10w Kalo untuk motor ane 250cc. Th 2016 cocok ga ya? Soalnya ane jarang jalan jauh. Rumah - kantor cuma 1km. Mesin motor juga jarang sampe panas bgt 23-05-2019 2005

beda oli 10w dan 15w