Jadi kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." Shellabear 2000: Janganlah kamu khawatir tentang hari esok, karena hari esok mempunyai kesusahannya sendiri. Jadi, kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." KSZI: Oleh itu, jangan runsing tentang hari esok, kerana hari esok akan runsing tentang hal-halnya sendiri. Setiap hari sudah cukup dengan
AU5S.
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”
Download Matius 634—”Janganlah Kamu Kuatir akan Hari Besok” ”Jangan pernah khawatir soal besok, karena besok ada kekhawatiran lain lagi. Setiap hari punya masalahnya sendiri, dan itu sudah cukup.”—Matius 634, Terjemahan Dunia Baru. ”Janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”—Matius 634, Terjemahan Baru Terbitan LAI. Arti Matius 634 Yesus menekankan bahwa para muridnya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan masalah yang belum terjadi. Lebih baik mereka mengatasi masalah yang sudah ada sehari demi sehari. Maksud Yesus bukannya kita tidak boleh memikirkan tentang besok atau membuat rencana. Amsal 215 Tapi maksudnya, kita tidak perlu terlalu mengkhawatirkan apa yang mungkin terjadi besok. Kalau kita khawatir berlebihan, itu bisa membuat kita tidak bahagia dan tidak fokus melakukan tanggung jawab kita yang sekarang. Lagi pula, apa yang kita khawatirkan belum tentu terjadi, dan sering kali itu tidak seburuk yang kita pikirkan. Kalaupun itu terjadi, tidak ada gunanya juga mengkhawatirkan itu sekarang. Konteks Matius 634 Kata-kata ini diucapkan oleh Yesus dalam khotbahnya yang terkenal, yaitu Khotbah di Gunung, yang dicatat di Matius pasal 5-7. Di khotbah itu, Yesus menjelaskan bahwa rasa khawatir tidak bisa memperpanjang hidup kita atau membuat kita lebih bahagia. Matius 627 Dia juga berkata bahwa kalau kita mengutamakan Allah dalam hidup kita, kita tidak perlu terlalu khawatir tentang besok, karena kalau Allah saja peduli kepada tanaman dan binatang, Dia pasti juga peduli kepada orang-orang yang melayani Dia.—Matius 625, 26, 28-33. Baca Matius pasal 6 dan perhatikan juga catatan kaki, referensi silang, gambar, dan peta yang ada.
Beban Hari Ini Cukup Hari ini Ayat Bacaan Mayius 625-34 Kekuatiran kita hanya bersumber pada tiga hal, yaitu kemarin, hari ini dan hari esok. Tetapi tekanan Alkitab lebih banyak kepada hari ini. Ada banyak ayat di Alkitab yang menekankan tentang kekuatiran hari ini. Mari kita lihat beberapah hal yang menolong kita menguasai kekuatiran I. Jangan bawa beban hari kemarin Kita perlu belajar dari pengalaman masa lalu Wahyu 25 Kita tidak boleh lupakan kebaikan Tuhan masa lalu Mazmur 1032-3 Kita tidak boleh membawa beban masa lalu Filipi 313-14 II. Jangan kuatir hari esok Kita harus rencanakan sesuatu untuk hari esok Lukas 1428 Jangan lupakan Tuhan dalam setiap perencanaan Yohanes 413-15 Rencanakan hari esok dengan iman, bukan dengan kuatir Matius 634 III. Bertindaklah sekarang Kita tidak perlu kuatir akan hari esok kalau kita melakukan sesuatu sekarang 2 Korintus 62 Orang yang rajin dan sungguh-sungguh didalam Tuhan. tidak perlu kuatir akan hari esoknya Amsal 3124-25 Bagi Saudara/i yang rindu mendukung pelayanan aplikasi ini dapat memberikan persembahan dukungan ke BCA Cab. Mutiara Taman Palem Yoga Adi Candra Putra Kesuma 7015215062 Konfirmasi ke email watashiyoga Terima kasih, Tuhan Yesus Memberkati.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cha Tae Hyun Matrimonial Chaos; Team Bulldog Off-Duty Investigation dan Zo In Sung That Winter, the Wind Blows; It's Okay, It's Love; Dear My Friends, Piano tertarik dengan adanya ide untuk terlibat bersama di sebuah acara. Sekalipun belum tahu bentuknya apa dan Hyun dan In Sung sudah saling mengenal lebih dari 20 tahun. Tae Hyun pernah mengajak In Sung terlibat dalam reality show 2 Days 1 Night beberapa tahun sebelumnya, ketika Tae Hyun bagian dari anggota 2 Days 1 bulan lalu, tawaran untuk melakukan sebuah acara bersama datang. Setelah merundingkan banyak hal, tercapailah sepakat bahwa Tae Hyun dan In Sung akan bekerja sama mengelola supermarket kecil di sebuah desa yang berada di dataran tinggi. Salju masih tertinggal di pepohonan dan langit, ketika Tae Hyun dan In Sung mendatangi tempat ini. Cuaca dingin masih meliputi gemawan dan sungai ketika Tae Hyun dan In Sung menjalani desa kecil itu sambil melihat keadaan sungai. Reality show yang pengambilan gambarnya dilakukan bulan Januari lalu dilakukan dengan protokoler kesehatan yang sangat 10 hari, Tae Hyun dan In Sung akan mengelola sebuah toko kecil yang di satu sudutnya ada bar kecil. Pemiliknya yang sudah sepuh sangat ramah dan hangat kepada pelanggan yang datang. Sesekali menyempatkan berbincang dan duduk di bar kecil miliknya sambil menikmati camilan bar dan soju pemilik toko tersebut meninggalkan surat kepada Tae Hyun dan In Sung tentang cintanya kepada toko dan para pelanggannya. Juga apa-apa saja yang dilakukan setiap hari ketika memulai hari seperti menyalakan lampu toko dan sarapan sampai kegiatan menutup toko memeriksa transaksi penjualan, menghitung uang yang masuk dan mematikan lampu. Selain itu, ada anak anjing pemilik yang sangat mudah akrab dengan siapa mengelilingi toko yang menyatu dengan rumah pemiliknya, Tae Hyun dan In Sung mulai mempelajari apa saja yang harus segera dipelajari. Dalam waktu beberapa jam 2 pemilik baru ini akan mengelola toko umum. Ada begitu banyak hal yang harus diperhatikan, seperti bagaimana menjual tiket bus, mencatat barang-barang yang dijual pada lembar tertentu sehingga uang hasil penjualan hari tersebut bisa diketahui di akhir hari, mengecek persediaan camilan dan jualan lain, memesan soju, menentukan menu pada bar yang kemudian dikeola In Sung sebagai juru masaknya. Hal-hal menarik pun muncul ketika Tae Hyun menggunakan mesin kartu, kompor yang ga maksimal, kursi yang langsung penuh, daftar harga yang masih belum rampung dipelajari, menggunakan briket untuk pertama kali, kehabisan kertas pada mesin kartu, menjual tiket bus untuk pertama kali, meletakkan koin untuk mesin kopi di luar, menggunakan mesin penghangat bakpao untuk pertama kali, mengenali jenis-jenis es krim yang dijual di lemari pendingin, melihat sesebapak mencoba mengambil boneka binatang dari mesin pencapit yang terletak di dekat pintu masuk dan masih banyak lagi ... hehehe..Tawa tak berhenti menggema untuk setiap pengalaman baru. Kesusahan sehari cukuplah untuk ke-2 di toko umum, Park Bo Young datang untuk membantu. Karena punya pengalaman sebagai pekerja paruh waltu, Bo Young dengan segera menghafal posisi barang dan harganya. Juga cepat dalam mencuci piring di dapur. Beberapa pembeli terkejut dengan kehadiran Bo Young.. Di akhir hari, mereka bertiga makan malam sebelum melepas Bo Young pulang. Pembicaraan yang sungguh menghangatkan hati. Baru lihat, betapa lembutnya hati In Sung! 1 2 3 Lihat Lyfe Selengkapnya
kesusahan sehari cukup untuk sehari